Ada sekitar 3.000 jenis ular di dunia, sejak kemunculan mereka selama jaman dinosaurus mereka harus beradaptasi dengan pola hidup yang berbeda dan berkembang menjadi spesies yang berbeda dan kadang evolusi tersebut banyak yang unik. Berikut ini sepuluh ular yang paling menakjubkan dan tidak biasa di dunia. Berikut 7 Ular Menakjubkan dan Cepat Berevolusi, yaitu :
Tampilkan postingan dengan label Fakta Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta Unik. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 November 2012
Batu ini lingkaran di Cumbria ini merupakan monumen bersejarah yang mengesankan di Britania. Lingkaran batu itu dibangun sekitar 3.200 SM. Sekarang tempat itu dibanjiri turis di sekelilingnya, dan juga menjadi subjek di antara arkeolog. Rupanya banyak batu-batu yang mencerminkan figur Castlerigg di sekitar bukit.
38 batu dari berbagai bentuk dan ukuran bentuk lingkaran ini. Beberapa batu setinggi 5 kaki. Sebuah misteri tentang bagaimana, kapan dan mengapa itu dibangun.Di sisi timur terdapat batu empat persegi panjang berjumlah sekitar 10 batu. Tujuannya tetap misterius sampai sekarang.
Adalah sebuah kota bernama Bukit Centralia, sebuah daerah yang berada di negara bagian Columbia County, Pennsylvania, adalah salah satu tempat paling misterius dan paling di hindari oleh warga Amerika. tak mendadak jadi kota mati, dulunya kota ini Dihuni oleh lebih dari 5.000 orang pada tahun 1960. Ada gedung bioskop, 3 sekolah, selusin restoran, kantor pos dan 7 gereja. namun kini kota tersebut hanya dihuni oleh 4 keluarga saja.


Sebagian besar bangunan yang ditinggalkan telah dihancurkan oleh manusia atau alam. Sekilas, wilayahnya sekarang hanya tampak lapangan dengan jalan beraspal yang ada disekitarnya. Beberapa daerah diisi dengan hutan yang baru ditanami pepohonan.


Gereja yang tersisa di kota kecil, St Mary's, memegang layanan mingguan pada hari Minggu dan tidak terpengaruh oleh api. Alasan semua ini adalah kebakaran tambang yang terjadi di 1960 awal dan sisa kebakaran sampai hari ini masih ada. Api ini akan terus menyala selama 250 tahun, bahkan lebih.


Itulah yang Daud DeKok katakan tentang kota ini(1986): "Ini adalah dunia di mana manusia tidak bisa hidup, lebih panas dari planet Merkurius, suasana beracun seperti Saturnus. Di pusat kobaran api, suhu melebihi 1.000 derajat [Fahrenheit]. Lethal awan karbon monoksida dan gas-gas lain berputar melalui ruang batu. "Api pembakaran secara bertahap bergerak ke segala arah, mengancam kota-kota yang berdekatan. Ironisnya, nama salah satu kota terdekat Centralia adalah Ashland.











Sebagian besar bangunan yang ditinggalkan telah dihancurkan oleh manusia atau alam. Sekilas, wilayahnya sekarang hanya tampak lapangan dengan jalan beraspal yang ada disekitarnya. Beberapa daerah diisi dengan hutan yang baru ditanami pepohonan.


Gereja yang tersisa di kota kecil, St Mary's, memegang layanan mingguan pada hari Minggu dan tidak terpengaruh oleh api. Alasan semua ini adalah kebakaran tambang yang terjadi di 1960 awal dan sisa kebakaran sampai hari ini masih ada. Api ini akan terus menyala selama 250 tahun, bahkan lebih.


Itulah yang Daud DeKok katakan tentang kota ini(1986): "Ini adalah dunia di mana manusia tidak bisa hidup, lebih panas dari planet Merkurius, suasana beracun seperti Saturnus. Di pusat kobaran api, suhu melebihi 1.000 derajat [Fahrenheit]. Lethal awan karbon monoksida dan gas-gas lain berputar melalui ruang batu. "Api pembakaran secara bertahap bergerak ke segala arah, mengancam kota-kota yang berdekatan. Ironisnya, nama salah satu kota terdekat Centralia adalah Ashland.








Peradaban masa lalu telah dikenal dunia sebagai peradaban tinggi pada masa kejayaannya. Layaknya bangsa Maya, bangsa lain memiliki beragam kebudayaan yang tak kalah indahnya. Walaupun jejak mereka sulit untuk dilacak, namun tidak dapat dipungkiri, hasil kebudayaan mereka merupakan salah satu warisan dunia saat ini, salah satunya adalah piramida misterius yang dikenal dengan nama teotihuacan.
Bangsa Aztec telah mendiami wilayah Meksiko sejak tahun 1500 Masehi. Mereka dikenal sebagai bangsa yang kejam dan suka berperang, hal ini bisa dilihat dari cara mereka memperlakukan tahanan perang mereka. Para tahanan bisa dipastikan akan menemui ajalnya jika tertangkap oleh bangsa Aztec, karena mereka biasa digunakan sebagai persembahan kepada dewa mereka. Baiklah kembali ke topik, menurut kisah, Teotihuacan merupakan sebuah kota yang hilang. Bangsa Aztec menemukan komplek bangunan ini ketika mereka menelusuri wilayah Meksiko, jadi bukan mereka yang mendirikan kota megah itu.

Kota dengan berbagai struktur misterius tersebut membuat bangsa Aztec bingung, karena tidak ada satupun orang yang tinggal di tempat tersebut, padahal dengan struktur - struktur luar biasa yang terdapat disana, pastilah bangsa yang membangun tempat itu merupakan bangsa yang maju. Bangsa Aztec yang kagum melihat kota misterius tersebut kemudian menyebutnya dengan nama Teotihuacan, yaitu tempat para dewa. Wilayah dengan luas kurang lebih 83 km persegi tersebut memiliki dua Piramida besar sebagai bangunan terbesarnya. Oleh bangsa Aztec, piramida tersebut disebut Piramida Matahari dan Piramida Bulan, sedangkan jalan utamanya disebut dengan jalan kematian.
Beberapa ilmuwan percaya jika Teotihuacan dibangun oleh bangsa Toltec, ilmuwan lain berpendapat bahwa orang Totonac adalah pembangun sebenarnya. Masyarakat Totonac merupakan masyarakat campuran dari berbagi suku seperti suku Zapotec, Mixtec, dan Maya. Namun itu semua belum terbukti karena petunjuk mengenai kota ini sangat sedikit.
Kita semua tahu jika Piramida di Mesir digunakan sebagai makam para raja, namun sampai sekarang para ilmuwan belum mengetahui apakah fungsi dari piramida di kota Teotihuacan. Dengan ciri khasnya, mereka menduga bahwa Piramida ini digunakan sebagai altar untuk melakukan ritual keagamaan bangsa tersebut, namun itu semua belum dapat dibuktikan karena sedikit sekali artifak - artifak yang dapat ditinggalkan oleh bangsa tersebut. Kota ini memang masih diselimuti oleh berbagai misteri, seperti bangsa apa yang membangun tempat ini?apakah tujuannya mereka mendirikan kota ini? lalu, yang paling membingungkan mengapa mereka meninggalkan kota seolah terjadi sesuatu pada masa itu hingga bangsa tersebut meninggalkan kota yang luar biasa tersebut?

Menurut ilmuwan, wilayah Teotihuacan dahulu merupakan daerah terpencil yang gersang dan tandus. Namun, sejak kedatangan bangsa misterius yang datang ke tempat tersebut, keadaan berubah drastis. Tempat tersebut kemudian seperti menjelma menjadi sebuah pusat peradaban pada saat itu. Teori - teori yang diajukan mengenai kota tersebut mengatakan jika pada zaman dahulu, terjadi sebuah ledakan gunung berapi yang dahsyat. Para penduduk yang tinggal di dekat gunung berapi tersebut kemudian mengungsi dan sampailah mereka di Teotihuacan dan mendirikan peradaban disana. Namun teori ini mendapat sanggahan dari berbagai kalangan, karena hal tersebut tidak bisa menjelaskan mengapa para penduduk tidak mengungsi ke tempat yang lebih aman, lebih subur, dan dekat dengan sumber air. Ada sesuatu di tempat itu yang membuat bangsa misterius tersebut memutuskan untuk membangun peradaban mereka disana.

Seperti misteri pembangunannya, Teotihuacan juga memiliki misteri yang lain. Kota yang pada masa kejayaannya tersebut diperkirakan sebagai pusat peradaban yang ramai, mendadak para penduduknya hilang meninggalkan kota. Para ilmuwan mengetahui hal ini dari salah satu artifak yang mereka pelajari. Menurut mereka, kejayaan kota yang saat itu kota terbesar di Mesoamerika tersebut mendadak runtuh tanpa sebab yang jelas. Menurut beberapa ilmuwan, kota tersebut mulai ditinggalkan oleh para penduduknya karena kota tersebut telah menyimpan berbagai masa lalu yang kelam bagi para penduduknya. Menurut ilmuwan, piramida - piramida misterius tersebut sebenarnya merupakan tempat untuk mempersembahkan para tahanan perang kepada dewa mereka. Kebiasaan buruk mereka yang gemar mempersembahkan nyawa manusia kepada para dewa membuat mereka merasa bahwa Teotihuacan bukanlah kota yang suci lagi. Hal ini diperkuat dengan temuan beberapa arkeolog yang menemukan banyak tulang manusia di dalam piramida tersebut. Beberapa tulang dtemukan dalam kondisi yang mengenaskan, sepertinya para korban mengalami siksaan yang berat sebelum akhirnya mereka dipersembahkan sebagai tumbal para dewa. Beberapa pendeta yang mulai menentang kebudayaan mereka kemudian membakar beberapa piramida sebelum akhirnya ikut meninggalkan kota.

Teori lain mengatakan jika penduduk meninggalkan kota ini karena bencana kekeringan yang melanda Teotihuacan. Di saat mereka menderita kekurangan bahan pangan, mereka kembali dihadapkan dengan bencana kekeringan yang membuat mereka semakin nekat. Mereka bahkan menggunakan bayi - bayi yang ada di kota itu sebagai tumbal kepada para dewa agar hujan turun. Selain itu, konflik moral yang melanda Teotihuacan juga semakin memperparah keadaan kota. Berbagai kekacauan terjadi di dalam kota, sehingga sebuah teori lain mengatakan jika saat itu pertahanan Teotihuacan menjadi lemah dan diserang oleh berbagai bangsa lain yang hendak menghancurkan Teotihuacan.

Layout kota
Well, apapun yang menyebabkan penduduk meninggalkan kota ini hingga ditemukan oleh bnagsa Aztec, yang jelas komplek Teotihuacan merupakan salah satu dari situs warisan dunia. Tidak dapat dipungkiri jika bangsa yang membangun tempat ini mempunyai kebudayaan yang tinggi karena struktur yang mereka buat memiliki ciri khas tersendiri. Saya sendiri pun kagum dengan bangunan - bangunan ini. Rasanya sulit dipercaya bahwa peradaban masa lampau bisa menghasilkan sebuah maha karya yang bahkan jika dibuat oleh teknologi modern sekalipun tidak mampu menandingi keindahannya.
Pernah anda berpikir bagaimana membangun piramida yang rata rata bertinggi 100 meter seperti di Mesir misalnya? Bagaimana menyusun batu batuan yang rata-rata beratnya mencapai 100 ton per –pieces. Ini adalah karya agung dan paling menakjubkan di dunia. Bukan hanya di Mesir, tapi piramida juga ada di Afrika Utara, di mana sungai Nil mengalirl. Sebagaimana anda tahu, sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia yang mengalir melintasi beberapa Negara, termasuk Afrika Utara. Di sepanjang sungai Nil di Afrika Utara, ada sekitar 80 piramida menjadikan kawasan itu sangat menakjubkan. Piramida tertinggi disebut Piramida Cheops dan dibangun oleh tumpukan batu-batu besar yang tumpang tindih.
Piramida di Afrika Utara
Salah satu keunikan piramida adalah dalam membuat bangunan itu, untuk merekatkan antara batu-batuan tidak digunakan lem, paku, uniknya tidak ada retakan atau celah. Batu-batuan itu menempel rapat dan sangat kokoh. Tidak ada celah sedikitpun, sampai-sampai mata pisau tajam setipis apapun tak dapat menembus batas antarbatu saking menempelnya.
Piramida di Mesir dibangun 5000 tahun lalu, begitu tangguh terhadap angin betapa pun kuatnya, juga kokoh terhadap erosi. Seolah artefak ini tak dapat disentuh oleh alam. Inilah bangunan paling spektakuler yang pernah dibuat di bumi.
Piramida di Mesir dibangun 5000 tahun lalu, begitu tangguh terhadap angin betapa pun kuatnya, juga kokoh terhadap erosi. Seolah artefak ini tak dapat disentuh oleh alam. Inilah bangunan paling spektakuler yang pernah dibuat di bumi.
Dan juga saya akan menguak Misteri di balik Piramid tersebut.
Dalam sejarah konstruksi bangunan piramida digunakan sudah sejak lama. Bangsa bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya dikenal menggunakan bangunan piramida sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan) selain ada dugaan sebagai tempat penimbunan (gudang) pangan sejak zaman Nabi Yusuf ketika persiapan menghadapi musim paceklik ataupun tempat penyimpanan harta.
Di beberapa daerah di Indonesia, dikenal bangunan yang memiliki konstruksi mirip piramida di antaranya penden berundak yang dikatakan sebagai prototipe piramida, maupun candi candi diantaranya yang mirip dengan konstruksi piramida adalah candi sukuh bahkan Candi Borobudur bisa dikatakan merupakan bentuk konstruksi piramida yang dimodifikasi
Beragam analisis tentang digunakannya konstruksi piramida.
Ada yang menyebutnya sebagai bangunan warisan UFO dengan alasan terdapat bangunan mirip piramida ditemukan di Mars yang berada satu lintang derajat yang sama dengan lintang derajat di Bumi, ada pula yang mengatakan peninggalan peradaban Atlantis dan sebagian lagi mengatakan bahwa konstruksi piramida digunakan dengan alasan bahwa pada peradaban lampau, manusia mengalami kesulitan untuk membuat konstruksi kubah. Oleh karena itu digunakanlah konstruksi piramida untuk mempermudah. Konstruksi kubah sendiri baru digunakan pada masa Romawi dengan konstruksi pelengkung pada bangunan betonnya dan Romawi Timur yang disempurnakan pada masa peradaban Islam.
Isi Di Dalam Piramida
Dan ini juga Bahan-bahan dari batu Piramid tersebut.
Dalam edisi tanggal 1 Desember 2006, Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.
Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.
Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.
Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.
Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.
Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.
Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”
Selama ini, ilmuwan hanya mempunyai jawaban yang fiktif soal cara membangun piramida Firaun. Bagaimana mengangkat batu-batu besar yang jumlahnya mencapai 2,8 juta batu. Waktu itu, mereka menyatakan secara fiktif bahwa orang Mesir kuno memiliki kemampuan mengangkat jutaan batu yang beratnya sekitar lima atau enam ribu kilogram!
Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun.
Sebuah penelitian yang luas tentang piramida Bosnia, "Piramida Matahari" dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).
Sebuah gambar yang digunakan dalam casting batu-batu kuno piramida matahari mengalir di Bosnia, dan kebenaran ilmiah mengatakan bahwa sangat jelas bahwa metode tertentu pada pengecoran batu berasal dari tanah liat telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dalam peradaban yang berbeda baik Rumania atau Firaun!
Alquran Ternyata Lebih Dulu Punya Jawaban
Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal ini dari beberapa ayat-ayat yang Allah firmankan. Antara lain:
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ
“Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta." (Al-Qashash:38)
Ayat ini menunjukkan rahasia dari teknologi konstruksi yang digunakan untuk bangunan tinggi sebuah monumen seperti disebutkan “buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi”. Teknik ini didasarkan pada lumpur dan panas seperti dalam ayat: “Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat!”
Subhanallah! Ada bukti yang menunjukkan bahwa patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemukan dalam peradaban Rumania dan yang lainnya juga dibangun dari tanah liat! Dapat dikatakan: bahwa keajaiban Al Qur’an menunjukkan cara untuk membangun bangunan-bangunan dari tanah liat dan ini yang tidak diketahui pada waktu turunnya Alquran hingga zaman modern saat ini.
Siapa yang memberitahukan kepada Nabi saw tentang berita ini?
Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkan rahasia bangunan piramida, bukan para Ilmuwan Amerika dan Perancis. Pertanyaannya adalah:
Kita tahu bahwa Nabi saw tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun, terjadi sebelum masa Nabi saw ribuan tahun yang lalu, dan tidak ada satupun di muka bumi ini pada waktu itu yang mengetahui tentang rahasia piramida. Sebelum ini, para ilmuwan tidak yakin bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen tinggi kecuali beberapa tahun belakangan ini.
Bagaimana Nabi saw sebelum 1400 tahun yang lalu memberitahukan bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen …
Ayat ini sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad saw tidaklah membawa apapun dari padanya tetapi Allah yang menciptakan Firaun dan menenggelamkannya, dan Dia pula yang menyelamatkan nabi Musa … Dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya pada zaman modern ini!!
Subhanallah! Ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai akal.
Pada tanggal 26 Juni 2011, media-media melaporkan sebuah peristiwa misterius di kota Huang Shan, Cina. Disebutkan kalau sebuah "kota siluman" muncul di atas sungai Xin'an setelah hujan lebat. Namun, media-media tersebut juga melaporkan kalau peristiwa ini terjadi akibat Mirage/Fatamorgana. Benarkah demikian?
Bagi kalian yang belum mengetahui kisah ini, berikut cuplikan berita berjudul 'Kota Misterius' Muncul di atas sungai China' dari Vivanews.com:
Lalu, yang mana yang benar?
Apakah video itu hoax?
Jika tidak, apakah fenomena yang terlihat di video adalah hasil dari Mirage?
Saya sendiri percaya kalau video itu bukan hoax. Tetapi saya juga percaya kalau fenomena yang terlihat bukan hasil dari Mirage.
Menurut saya, kasus yang kita hadapi ini sesungguhnya memiliki jawaban yang sangat sederhana, yaitu salah persepsi oleh media.
Media Cina yang pertama kali memposting berita ini tidak pernah mengatakan kalau sebuah kota misterius/siluman muncul di atas sungai Xin'an. Namun, media-media lain yang mengutipnya memiliki persepsi kalau sebuah kota memang muncul di atas sungai itu.
Mari kita lihat bersama-sama:
Video ini pertama kali diposting oleh media Cina newscontent.cctv.com pada tanggal 16 Juni 2011.
Pada deskripsi video tertulis seperti ini:
Berita ini kemudian diambil oleh ITN, sebuah media Inggris yang menambahkan narasi pada video tersebut. Narasi inilah yang kemudian menjadi sumber salah persepsi karena kebanyakan media menggunakan video dari ITN.
Dalam narasinya, pada detik ke-25, reporter ITN mengatakan:
Dailymail.co.uk kemudian memberitakannya dengan judul: "Ghostly apparition of entire city appears over Chinese river... but is it just a mirage?"
Foxnews.com memberitakannya dengan judul: 'Lost Civilization' Appears Above Chinese River.
Vivanews menggunakan judul yang lebih moderat: 'Kota Misterius' Muncul di atas sungai China'.
Kenyataannya, tidak ada kota misterius yang tiba-tiba muncul di atas sungai.
Kalau memang tidak ada kota yang muncul di atas sungai Xin'an, apa yang terlihat di video itu?
Video itu menceritakan kalau hujan lebat turun pada hari kamis di kota Huang Shan. Ketika hujan itu berhenti pada pukul lima sore, kabut mulai menyelimuti sungai dan terlihatlah pemandangan kota yang spektakuler, seakan-akan kota itu melayang di atas awan.
Apa yang dimaksud oleh video itu sesungguhnya adalah menceritakan betapa mengagumkannya pemandangan kota itu ketika kabut menyelimuti sungai Xin'an. Bukan menceritakan mengenai kota gaib yang muncul di atas sungai.
Kita bisa menemukan bukti lain yang menegaskan salah persepsi ini dari bangunan-bangunan yang disebut sebagai bagian dari kota siluman pada video tersebut. Bangunan-bangunan tersebut ternyata memang benar-benar ada dan merupakan bagian dari kota Huang Shan.
Seperti terlihat dari video, rekaman ini diambil dari atas jembatan Guang Yu di atas sungai Xin'an. Kita bisa mengenalinya dari lengkungan-lengkungan di sisi jembatan.
Ketika sang kameramen mengarahkan kamera ke sisi jembatan, kita bisa melihat tiga lanskap yang disebut media sebagai "kota siluman".
Tetapi, dari penelitian lebih lanjut, kita bisa menemukan kalau lanskap tersebut bukanlah kota siluman ataupun efek dari mirage.
Jika kita menggunakan google earth dan memasukkan kata kunci "Tunxi", kita akan segera dibawa ke sungai Xin'an dan jembatan Guang Yu. Tiga lanskap yang muncul di video pun ikut terlihat.
Selain itu, kalian juga bisa melihat kalau sisi sungai itu penuh dengan gedung-gedung.
Mari kita lihat lebih dekat.
Ini screen shot jarak dekat lingkaran yang di tengah (pulau). Perhatikan bangunan di tengahnya.
Jika kita mengklik foto panoramio pada pulau tersebut di google earth, kita akan mendapatkan fotonya. Jelas, bangunan ini bukan bagian dari kota siluman.
Perhatikan bangunan yang paling kanan.

Ternyata hanya bangunan biasa.
Lalu, dengan melihat kepada foto-foto lain pulau tersebut, kita juga bisa menemukan banyak gedung-gedung tinggi di sisi pulau seperti yang terlihat pada rekaman.

(image source)
Kesimpulannya, bangunan-bangunan yang ada pada video tersebut bukanlah kota siluman atau hasil dari fenomena mirage. Melainkan memang bangunan-bangunan yang merupakan bagian dari kota Huang Shan.
Jika melihat definisi dari mirage, maka fenomena yang terlihat pada video pun sepertinya tidak bisa disebut akibat dari mirage. Menurut saya, fenomena ini hanyalah sebuah fenomena kabut biasa yang juga sering terjadi di banyak bagian dunia, seperti yang terlihat di San Fransisco di bawah ini.
Ide mengenai kota gaib atau vortex memang menyenangkan karena bisa membawa fantasi kita terbang tinggi. Tetapi untuk kasus ini, sepertinya kita harus menahan imajinasi kita untuk sementara.
Bagi kalian yang belum mengetahui kisah ini, berikut cuplikan berita berjudul 'Kota Misterius' Muncul di atas sungai China' dari Vivanews.com:
VIVAnews - Pemandangan menakjubkan muncul di China pada awal bulan ini. Sebuah kota misterius muncul di atas Sungai Xin'an.=Sebelum Vivanews, media-media besar lain di dunia seperti dailymail, foxnews dan yahoo news juga memberitakannya sehingga video ini dengan segera menjadi sensasi di dunia maya. Sebagian orang yang menolak teori Mirage mulai mengajukan berbagai pendapat yang bervariasi. Ada yang menyebutnya sebagai Vortex. Ada yang menyebutnya hasil dari proyek Blue Beam dan ada yang menyebutnya sebagai kota hantu.
Kota misterius itu muncul di langit Cina Timur setelah hujan deras. Saat itu, kondisi lembab menutupi Sungai Xin'an.
Kota misterius itu terlihat seperti pemandangan kota lainnya. Tampak gedung pencakar langit, beberapa gunung dan sedikit pohon-pohon.
Pemandangan itu terlihat oleh warga di Kota Huanshan. Muncul beragam spekulasi dari mereka, diantaranya menganggap tempat itu merupakan 'pusara' dari 'peradaban yang hilang'.
"Ini benar-benar luar biasa, terlihat seperti sebuah adegan di film, di negeri dongeng," kata seorang warga kepada saluran berita Inggris, ITN sebagaimana dimuat laman foxnews.com, 27 Juni 2011.
Namun, semua itu ternyata tak nyata alias fatamorgana. Para ilmuwan telah membatalkan teori 'pusara' dan 'peradaban yang hilang'.
Para ahli percaya pemandangan itu mungkin hanya sebuah fatamorgana yang disebabkan ketika kelembaban di udara yang menjadi lebih hangat dari suhu air di bawahnya.
Ketika sinar matahari melewati udara dingin ke udara hangat, cahaya itu dibiaskan atau belokan. Sehingga menciptakan sebuah bayangan di udara yang terlihat mirip dengan sebuah bayangan di air.
Refleksi itu merupakan pemandangan umum bagi banyak wisatawan yang berkunjung di daerah basah. (umi)
Lalu, yang mana yang benar?
Apakah video itu hoax?
Jika tidak, apakah fenomena yang terlihat di video adalah hasil dari Mirage?
Saya sendiri percaya kalau video itu bukan hoax. Tetapi saya juga percaya kalau fenomena yang terlihat bukan hasil dari Mirage.
Menurut saya, kasus yang kita hadapi ini sesungguhnya memiliki jawaban yang sangat sederhana, yaitu salah persepsi oleh media.
Media Cina yang pertama kali memposting berita ini tidak pernah mengatakan kalau sebuah kota misterius/siluman muncul di atas sungai Xin'an. Namun, media-media lain yang mengutipnya memiliki persepsi kalau sebuah kota memang muncul di atas sungai itu.
Mari kita lihat bersama-sama:
Video ini pertama kali diposting oleh media Cina newscontent.cctv.com pada tanggal 16 Juni 2011.
Pada deskripsi video tertulis seperti ini:
"Amazing mirage appeared on Thursday at dusk at the Tunxi section of the Xin'an River in Huangshan City, east China's Anhui Province, when continuous pouring rain had just stopped."
In the thin mist above the river were spectacular images of mountains, buildings and trees, which seemed to be floating on the river.Kalimat yang digunakan pada deskripsi di atas adalah:
The phenomenon began at about 17:00 p.m. local time, attracting a large number of people, who paused to watch the ethereal scene.
"It’s really amazing. It looks like a scene in the movie, in a fairyland," a local said.
Similar sights are often seen lately, only they were not as special as this one, local residents say.
"In the thin mist above the river were spectacular images of mountains, buildings and trees, which seemed to be floating on the river."Jika saya menerjemahkannya, maka bunyinya seperti ini:
"Di tengah-tengah kabut tipis di atas sungai ada citra gunung-gunung, gedung-gedung dan pepohonan yang terlihat seperti melayang di atas sungai."Tidak pernah ada sebutan mengenai kota siluman yang muncul di atas sungai!
Berita ini kemudian diambil oleh ITN, sebuah media Inggris yang menambahkan narasi pada video tersebut. Narasi inilah yang kemudian menjadi sumber salah persepsi karena kebanyakan media menggunakan video dari ITN.
Dalam narasinya, pada detik ke-25, reporter ITN mengatakan:
"The Spectacular images of mountains, buildings and trees appear in the thin mist above the Xin'an River."Kata "appear" bisa berarti "terlihat" atau "muncul". Jadi, ITN mungkin tidak salah menggunakan kata itu. Namun, salah persepsi tidak bisa dihindari pada hari-hari berikutnya.
Dailymail.co.uk kemudian memberitakannya dengan judul: "Ghostly apparition of entire city appears over Chinese river... but is it just a mirage?"
Foxnews.com memberitakannya dengan judul: 'Lost Civilization' Appears Above Chinese River.
Vivanews menggunakan judul yang lebih moderat: 'Kota Misterius' Muncul di atas sungai China'.
Kenyataannya, tidak ada kota misterius yang tiba-tiba muncul di atas sungai.
Kalau memang tidak ada kota yang muncul di atas sungai Xin'an, apa yang terlihat di video itu?
Video itu menceritakan kalau hujan lebat turun pada hari kamis di kota Huang Shan. Ketika hujan itu berhenti pada pukul lima sore, kabut mulai menyelimuti sungai dan terlihatlah pemandangan kota yang spektakuler, seakan-akan kota itu melayang di atas awan.
Apa yang dimaksud oleh video itu sesungguhnya adalah menceritakan betapa mengagumkannya pemandangan kota itu ketika kabut menyelimuti sungai Xin'an. Bukan menceritakan mengenai kota gaib yang muncul di atas sungai.
Kita bisa menemukan bukti lain yang menegaskan salah persepsi ini dari bangunan-bangunan yang disebut sebagai bagian dari kota siluman pada video tersebut. Bangunan-bangunan tersebut ternyata memang benar-benar ada dan merupakan bagian dari kota Huang Shan.
Seperti terlihat dari video, rekaman ini diambil dari atas jembatan Guang Yu di atas sungai Xin'an. Kita bisa mengenalinya dari lengkungan-lengkungan di sisi jembatan.
Ketika sang kameramen mengarahkan kamera ke sisi jembatan, kita bisa melihat tiga lanskap yang disebut media sebagai "kota siluman".
Tetapi, dari penelitian lebih lanjut, kita bisa menemukan kalau lanskap tersebut bukanlah kota siluman ataupun efek dari mirage.Jika kita menggunakan google earth dan memasukkan kata kunci "Tunxi", kita akan segera dibawa ke sungai Xin'an dan jembatan Guang Yu. Tiga lanskap yang muncul di video pun ikut terlihat.
Selain itu, kalian juga bisa melihat kalau sisi sungai itu penuh dengan gedung-gedung.
Ini screen shot jarak dekat lingkaran yang di tengah (pulau). Perhatikan bangunan di tengahnya.
Jika kita mengklik foto panoramio pada pulau tersebut di google earth, kita akan mendapatkan fotonya. Jelas, bangunan ini bukan bagian dari kota siluman.Perhatikan bangunan yang paling kanan.

Ternyata hanya bangunan biasa.Lalu, dengan melihat kepada foto-foto lain pulau tersebut, kita juga bisa menemukan banyak gedung-gedung tinggi di sisi pulau seperti yang terlihat pada rekaman.

(image source)Kesimpulannya, bangunan-bangunan yang ada pada video tersebut bukanlah kota siluman atau hasil dari fenomena mirage. Melainkan memang bangunan-bangunan yang merupakan bagian dari kota Huang Shan.
Jika melihat definisi dari mirage, maka fenomena yang terlihat pada video pun sepertinya tidak bisa disebut akibat dari mirage. Menurut saya, fenomena ini hanyalah sebuah fenomena kabut biasa yang juga sering terjadi di banyak bagian dunia, seperti yang terlihat di San Fransisco di bawah ini.
Ide mengenai kota gaib atau vortex memang menyenangkan karena bisa membawa fantasi kita terbang tinggi. Tetapi untuk kasus ini, sepertinya kita harus menahan imajinasi kita untuk sementara.
Langganan:
Postingan (Atom)






